Asuransi Kesehatan Karyawan : Memilih dan Mengatur nya….

Tulisan ini juga merupakan bagian dari blog saya sebelumnya, semoga Anda para Manager atau Staf HRD, Pekerja atau Karyawan, Pemerhati Askes dapat mendapat kan manfaat dari tulisan ini. Askes adalah solusi di saat sakit bagi para pekerja, Anda bisa bayangkan dengan gaji yang sudah dihitung dengan kebutuhan rutin dan dana unpredictable yang terbatas harus tiba-tiba dialokasi kan untuk pembayaran biaya Rumah Sakit atau Obat yang mahal. Asuransi menjadi sangat penting untuk sikon tersebut. Mari peduli….

Pengelolaan asuransi kesehatan (ASKES) dalam suatu strategi manajemen perusahaan menjadi suatu kebutuhan dan keharusan. Benefit Askes menjadi bagian dari suatu paket dalam program ikatan kesejahteraan karyawan dengan perusahaan. Memang tidak semua perusahaan mengalihkan resiko biaya kesehatan karyawan melalu mekanisme asuransi, namun dikelola secara swadaya. Pengelolaan secara swadaya dapat berbagai cara, mulai dari mengandalkan personil bagian SDM untuk mengkontrol setiap reuimberst biaya kesehatan karyawan, hingga mengalihkan sistem administrasi kontrol dengan kerjasama pengelola jasa ASO ataupun kerjasama khusus dengan Rumah Sakit(RS) yang terdekat dan terpercaya. Namun pengelolaan biaya kesehatan selain melalui mekanisme Asuransi memiliki resiko over budget yang akan menjadi beban perusahaan diakhir tutup buku anggaran, hingga membuat konflik dan keresahan diantara karyawan karena merasa bahwa perusahaan tidak memperhatikan dan kurang peduli ketika plafon kesehatan si karyawan telah habis sebelum waktunya. Kondisi ini tentu saja akan menjadi bagian negatif dari peningkatan produktifitas karyawan, dimna tuntutan tinggi atas hasil kinerja menjadi prioritas stakeholder. Melalui mekanisme pengalihan biaya kesehatan dengan asuransi, maka secara umum kondisi di atas dapat di manage dan fokus manajemen menjadi lebih terarah. Manajemen HRD hanya disibukkan seputar administrasi pendataan dan komunikasi terkait pemilihan asuransi mana yang akan kerjasama dan administrasi pengajuan klaim serta pembayaran saja. Terkait pemilihan asuransi mana yang akan dipercaya untuk kerjasama pelayanan askes karyawan Bapak/Ibu maka perlu diperhatikan dan diperjelas terkait benefit dan sistem pelayanan klaim serta harus dipastikan bahwa Anda akan menjalin kerjasama dengan mitra/agen asuransi yang dapat dipercaya dan siap melayani disaat dibutuhkan. Program Asuransi Kesehatan bagi PEGAWAI/KARYAWAN beserta keluarga sesuai UU No. 23/1992 ditujukan untuk mewujudkan derajat kesejahteraan yang optimal melalui pendekatan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit, dan pemulihan kesehatan yang pelaksanaannya secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Disaat tertimpa penyakit dan keadaan memaksa harus di rawat inap maka kartu peserta asuransi Anda dapat diterima RS sehingga Anda terhindar dari kerepotan biaya dimuka yang biasa dimintakan oleh RS. Begitu pula untuk benefit lainnya yang dapat diperluas seperti Rawat Jalan, Rawat Gigi, Kaca Mata dan Melahirkan hingga benefit tambahan lainnya sesuai kebutuhan dan budget anggaran Anda.

Melanjutkan pembahasan terkait detail jaminan Askes di Artikel sebelumnya, maka sy mulai mencicil untuk memberikan sedikit penjelasan tentang isi Benefit Asuransi Kesehatan.  Jaminan benefit standar yang harus dibeli pertama kali oleh Calon Tertanggung atau bagian SDM perusahaan adalah benefit Rawat Inap (In Patient), setelahnya ada benefit Rawat Jalan(Out Patient), Benefit Gigi (Dental), Kaca Mata, Melahirkan dan lainnya sesuai kebutuhan dan kemampuan perusahaan dalam memberikan kenyamanan kesehatan bagi karyawan dan keluarga nya. Sejumlah perusahaan Asuransi memberikan syarat apabila suatu korporasi hendak membeli benefit tambahan selain Rawat Inap.  Sejumlah syarat tersebut memang tidak kaku, dapat diberikan kebijakan dengan sejumlah pertimbangan tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Syarat tersebut seperti jumlah minimal karyawan/i yang menjadi peserta biasa nya menjadi syarat awal untuk mengambil benefit tambahan, lainnya adalah terkait pengalaman claim ratio. Sedangkan dari pihak Tertanggung atau korporasi pertimbangan mengambil benefit tambahan diluar rawat inap adalah untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan dari karyawan dan keluarga ketika mengalami musibah sakit dan memanfaatkan jaminan kesehatan yang maksimal. Pertimbangan biaya juga menjadi poin yang awal juga harus dibicarakan, karna menambah benefit selain RAwat Inap berarti anggaran premi juga harus bertambah. Apakah premi benefit tambahan tetap menjadi tanggungan perusahaan atau menjadi resiko sendiri dari karyawan tentu menjadi opsi. Menambah benefit tambahan selain rawat inap juga perlu kita perhatikan tentang detail isi benefit nya.  Membeli benefit tambahan dengan luas nya cakupan cover dan besar nya nilai jaminan apakah dibutuhkan oleh karyawan. Pertimbangan data kesehatan karyawan tentu menjadi pertimbangan, selain kemampuan daya beli untuk benefit tambahan tersebut.  Apabila data kesehatan karyawan tahun sebelumnya banyak melakukan klaim tentu ini menjadi pertimbangan untuk membeli benefit tambahan, selain menjadi pertimbangan perusahaan untuk tetap mempekerjakan karyawan yang ‘tidak sehat’. Pembahasan terkait seputar benefit tambahan akan kita bahas dalam sesi tulisan berikut nya karena akan lebih mendalam dan berdasarkan dari pengalaman yang ada. Berikut adalah sejumlah penjelasan tentang Benefit Rawat Inap dan Rawat Jalan: 1.1.1Jaminan Rawat Inap Ketentuan mengenai Jaminan rawat Inap (in patient), berkaitan dengan besarannya adalah sesuai dengan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan harga. Adapun penjelasan mengenai manfaat rawat inap adalah sebagai berikut : 1. Biaya Kamar dan menginap di Rumah Sakit. Mengganti biaya harian untuk sewa kamar dan menginap , makan untuk setiap harinya, perawatan umum sebagai pasien yang terdaftar dalam Rumah sakit. Batas jaminan ini biasanya adalah 180 hari pertahun per peserta. 2. Unit Perawatan Intensif / ICU Mengganti biaya harian untuk jangka waktu yang tidak melebihi 25 hari pertahun per peserta di unit perawatan intensif yang direkomendasikan secara tertulis dan sangat diperlukan secara medis oleh dokter yang bertanggung jawab terhadap si tertanggung. 3. Biaya Aneka Perawatan Rumah Sakit. Mengganti biaya-biaya untuk test-test diagnostik sebelum dan selama peserta melakukan perawatan inap rumah sakit. Juga termasuk biaya-biaya obat, infus,alat-alat kesehatan dan laboratorium selama peserta melakukan perawatan inap di rumah sakit 4. Biaya Pembedahan : – Komplek, Mengganti biaya-biaya untuk Dokter Bedah sesuai dengan kategori tindakan pembedahan yang dilakukan sampai jumlah maksimum yang dijamin – Besar, Mengganti biaya-biaya untuk Dokter Bedah sesuai dengan kategori tindakan pembedahan yang dilakukan sampai jumlah maksimum yang dijamin – Sedang, Mengganti biaya-biaya untuk Dokter Bedah sesuai dengan kategori tindakan pembedahan yang dilakukan sampai jumlah maksimum yang dijamin – Kecil, Mengganti biaya-biaya untuk Dokter Bedah sesuai dengan kategori tindakan pembedahan yang dilakukan sampai jumlah maksimum yang dijamin 5. Kunjungan Dokter di Rumah Sakit ( hanya untuk perawatan non bedah ) Mengganti biaya-biaya yang dikenakan oleh seorang dokter untuk mengunjungi seorang pasien yang dirawat di rumah sakit, maksimum satu kali kunjungan per hari. Jaminan ini dibatasi secara harian. 6. Konsultasi dengan Dokter Ahli Mengganti biaya-biaya konsultasi yang dibebankan oleh Dokter Spesialis sehubungan dengan disability yang memerlukan perawatan rumah sakit , jika konsultasi tersebut telah direkomendasikan secara tertulis oleh dokter yang merawat. 7. Biaya Ambulance Mengganti biaya-biaya yang dikenakan oleh suatu Rumah Sakit atau organisasi yang memberikan jasa ambulance untuk mengangkut seorang tertanggung ke rumah sakit pada saat yang diperlukan. cidera itu. 8. Biaya Administrasi Rumah Sakit. Mengganti biaya-biaya Administrasi yang dikenakan oleh Rumah Sakit dalam satu periode rawat inap. 1.2.1Jaminan Rawat Jalan Ketentuan mengenai jaminan rawat jalan (out patient) adalah sebagai berikut : 1. Konsultasi dengan Dokter Umum: Mengganti biaya-biaya untuk kunjungan ke dokter atau klinik atau suatu kunjungan seorang dokter ke kediaman tertanggung, maksimum satu kali kunjungan per hari. 2. Biaya Dokter Ahli/ Spesialis : Mengganti biaya-biaya dokter spesialis asalkan tertanggung diberi pengantar/referensi untuk pergi ke dokter spesialis oleh dokter umum untuk suatu disability. Dalam peristiwa dimana tidak ada referensi tertulis, jumlah yang diganti akan dibatasi sampai batas pengeluaran yang sesuai untuk dokter umum. Dalam kasus konsultasi dengan Dokter Anak untuk anak di bawah 8 tahun. Batas jaminan ini adalah harian. 3. Pembelian obat-obatan : Mengganti biaya obat sesuai resep. Batas jaminan ini adalah untuk setiap tahun polis. 4. Penunjang Diagnostik/ Laboratorium & test-test diagnostik – Mengganti biaya-biaya untuk test laboratorium atau sinar-x yang diperlukan untuk diagnosa suatu disability yang dijamin. Batas jaminan ini adalah untuk setiap tahun polis. 5. Perawatan darurat akibat kecelakaan, mengganti biaya-biaya yang dikeluarkan untuk perawatan darurat akibat kecelakaan, jaminan ini berlaku setiap kasus/perawatan. Sementara demikian lanjutan pembahasan tentang Manajemen Pengelolaan Kesehatan Karyawan melalui Asuransi Kesehatan. Pembahasan dalam tulisan sengaja secara singkat dan bersambung guna fokus dan kemudahan memahami secara sederhana tentang pengelolaan kesehatan karyawan. Semoga menjadi sedikir pertimbangan oleh Manajemen Perusahaan dalam mengelola kesehatan karyawan sehingga produktivitas tetap terjaga dan fokus karyawan dalam bekerja menjadi lebih baik.

51anaknya Sakit jasa-perawat-orang-sakit tata-cara-shalat-orang-sakit
Advertisements

2 thoughts on “Asuransi Kesehatan Karyawan : Memilih dan Mengatur nya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s