Asuransi Proyek : Contractor All Risk

Proyek pembangunan baik swasta dan yang menggunakan dana APBN/APBD atau pun kementrian sudah mulai gencar, sehingga diperlukan kesiapan semua pihak termasuk asuransi sebagai salah satu lini usaha pendukung dalam sukses nya penyerapan anggaran untuk sektor pembangunan. Asuransi masih menjadi pelengkap dari kegiatan proyek walau memiliki fungsi strategis dalam manajemen resiko. Resiko proyek pembangunan misalkan, ada resiko bangunan roboh atau accident yang menyertai proses pembangunan nya. Sehingga akibat penanganan resiko ini, perusahaan asuransi merancang produk yang namanya Asuransi Contractor All Risk atau biasa disingkat CAR Insurance.

Adapun detail penjelasan produk yang semoga bermanfaat, baik bagi Kontraktor maupun pemegang kebijakan/pemilik proyek (swasta/negara) dapat disajikan dibawah ini secara singkat. Semoga penanganan resiko yang berujung pada pengaturan cashflow perusahaan bila terjadi musibah dapat selalu terjaga dengan ada nya proteksi asuransi CAR ini. Selamat membaca…..

ASURANSI CONTRACTOR ALL RISK (C.A.R)

  1. PENGERTIAN ASURANSI CONTRACTOR ALL RISK (CAR)

Asuransi yang menjamin kerugian finansial akibat kerusakan fisik dari pekerjaan sipil yang sedang dipasang atau dikerjakan.

II. OBYEK YANG DAPAT DIPERTANGGUNGKAN 

Yang dapat dipertanggungkan dalam Asuransi (CAR), yaitu semua jenis pekerjaan sipil engginering, misalnya :

  1. Pekerjaan Pembangunan Ruko, Kantor, Sekolah, Kampus, dll
  2. Pekerjaan Pabrik, Kawasan Industri, dll
  3. Pembangunan Gedung Bertingkatseperti Hotel, Apartemen, Plaza, dll
  4. Pembangunan Terowongan, Jalan, dan pekerjaan SIPIL lainnya

III.   YANG DAPAT MENJADI TERTANGGUNG

  1. Kontraktor / Sub Kontraktor sebagai pelaksana Proyek
  2. Pemilik Proyek
  3. Bisa kedua-duanya di atas
  4. Instansi swasta / perorangan

IV. LUAS JAMINAN

A. Material Demage Section 1 

Kerugian finansial sebagai akibat kerusakan phisik dari pekerjaan sipil yang sedang dipasang, yaitu antara lain akibat :

  1. Kebakaran / fire, disambar petir, peledakan
  2. Gempa bumi dan sejenisnya
  3. Negligence, human error dan lack of skill
  4. Pencurian dan pembongkaran
  5. Short sircuit (hubungan pendek)
  6. Malicious acts (tindak kejahatan)
  7. Dan lain lain yang tidak termasuk dalam pengecualian

B. Section II Third Party Liability

Yaitu kerugian yang diderita oleh tertanggung di mana secara hukum (legal) penanggung bertanggung jawab, yaitu akibat :

  1. Kecelakaan pada badan dari pihak ke-III (fatal atau tidak)
  2. Kerusakan barang milik dari pihak ke-III

V. HAL YANG TIDAK DIJAMIN DALAM MATERIAL DEMAGE SECTION 1

  1. Perang, pembrontakan, revolusi dan sejenisnya
  2. Radiasi nuklir, kontaminasi radio aktif dan sejenisnya
  3. Kesengajaan yang dilakukan oleh manajemen
  4. Pengunduran pekerjaan sebagian atau total

Keempat pengecualian tersebut di atas termasuk dalam General Exclusion pada Polis C.A.R

VI. HARGA PERTANGGUNGAN 

Harga pertanggungan adalah harga penuh dari penyelesaian pekerjaan kontrak pekerjaan sipil

VII. DATA PENDUKUNG YANG DIBUTUHKAN

  1. Kontrak Kerja
  2. Surat Perintah Kerja
  3. Schedule Pekerjaan
  4. Progress pekerjaan bila pekerjaan sudah dimulai

VIII. Biaya (Konsultatif by call)

Dokumen yang dibutuhkan agar disiapkan oleh Kontraktor adalah sbb:

  1. Dokumen Permohonan
  2. Kontrak Kerja
  3. Bill of Quantity/RAB
  4. Layout Pekerjaan dan Denah Lokasi jika diperlukan
  5. Time Schedule + Kurva S dan Progress bila telah berjalan
  6. Company Profile + Daftar Pengalaman untuk Pekerjaan Sejenis

Proyek 1

Asuransi JAGA DIRI : Pelajaran Konsep Pemasaran yang KEKINIAN, Salut atas Terobosan nya…!!

Pemasaran Asuransi ONLINE saat ini mulai tumbuh menjadi primadona, paling tidak menjadi pemecah cara konvensional yang turun temurun kita ketahui. Pemasaran asuransi secara Online terbilang baru di Indonesia, dan belum banyak yang memulai nya secara integral. Mungkin sudah beberapa perusahaan menjalankan namun menurut pengamatan penulis masih bersifat satu arah pada beberapa tahun lalu. Masih bersifat optimalisasi website sebagai basis komunikasi virtual sebuah perusahaan dalam melakukan komunikasi kepada khalayak.

Penggunaan website pada sejumlah perusahaan sejati nya telah lama dilakukan, mulai dari yang sederhana atau statis hingga komunikatif dengan menyediakan menu chat atau dapat berkomunikasi secara real time dengan memanfaatkan fitur ataupun link messengger tertentu. Namun hal tersebut pada dasarnya menjadi cikal bakal dalam melahirkan sistem online yang akan terus berkembang, dan pada 1-2 tahun belakangan ini telah dibuat sistem online yang telah sangat maju mengadopsi perkembangan trend teknologi yang sudah sangat maju. Pemanfaatan teknologi bagu dunia pemasaran sejati nya adalah suatu keharusan pada era IT saat ini, namun modal dan pemahaman menjadi pembeda antar perusahaan ataupun individu dalam pemanfaatan nya.

Penulis mungkin tidak akan mengupas terlalu dalam tentang fenomena, sejarah dan lika liku perkembangan teknologi pada dunia bisnis khusus nya bisnis asuransi. Hal ini karena minim data yang mendasari nya walau pengalaman selama lebih dari 12 tahun di dunia asuransi dapat menceritakan trend perkembangan secara empiris. Baiklah, sesuai judul tulisan maka penulis ingin sekali sedikit memberikan opini tentang Asuransi Jaga Diri yang menurut penulis memberikan terobosan dalam dunia pemasaran online pada tahun 2015 ini. Walau penulis berbeda perusahaan dan tidak mendalami secara orang dalam namun penulis mencoba akan mengulas dari sisi luar sesuai pemahaman dan referensi bacaan yang diketahui. Sekali lagi mengawali dari tulisan ini, salut untuk ide yang telah dimulai dengan action tersebut.

Menurut penulis, dengan produk yang dijual begitu simple membuat target pasar juga tidak akan terlalu kesulitan dalam melakukan eksekusi pembelian. Calon customer tinggal input data diri dan pilihan benefit yang di inginkan, tidak banyak field yang di isi sehingga begitu mudah. Setelah cukup isian di isi, maka simulasi benefit dan premi akan muncul disertai sejumlah keterangan standar benefit produk. Jika calon customer setuju, maka tinggal klik lanjut untuk masuk kepada menu berikut nya, seperti pembayaran dll.

Mengenai detail benefit dan ulasan nya belum sempat saya ungkap seperti nya di tulisan saat ini. Untuk sisi benefit sebenar sudah cukup bagus dan diberikan gimmick yang menarik seperti pengembalian premi setelah 3 tahun sebesar 50% dan tambahan plus lainnya. Namun bila melihat besaran premi dan benefit sebenarnya calon customer bisa memperbandingkan dengan produk asuransi lain, sehingga akan lebih objektif. Seperti bila secara singkat dibanding kan dengan produk di Asuransi Bumida, untuk Produk retail Asuransi Sehatkoe dan Siagakoe di gabungkan, maka akan ketemu perbandingan premi yang cukup besar berbeda hingga 2-3 lebih besar, lebih mahal produk asuransi JAGA DIRI dengan benefit yang secara basic sama namun dengan fitur tambahan yang berbeda agak sulit melakukan head 2 head. Namun dengan besaran premi dan benefit yang cukup signifikan memang Anda sebagai pengguna atau customer bisa lebih jeli atas setiap produk yang akan dibeli sebagai proteksi diri. Ulasan tentang benefit akan kita lanjut pada tulisan lainnya karena sudah sore dan ada aktifitas lainnya.

Sekali lagi, salut buat ide Asuransi JAGA DIRI telah mengenalkan secara sederhana pemasaran online untuk asuransi di Indonesia, semoga dunia asuransi indonesia semakin maju dan berkembang seiring perkembangan dunia teknologi yang semakin detail masuk ke sendi kehidupan manusia kekinian hehehehe.

Salam Asuransi

Hendra Cahya/ 087782734164 (WA or Call or Text)

Asuransi Indonesia : Prospek saat Krisis

Gonjang Ganjing Perlambatan Ekonomi…..

Seperti kata-kata menggambarkan politik saja…!!

Yaa, situasi perlambatan ekonomi yang menerpa Makro Ekonomi Indonesia membawa dampak yang cukup serius ke berbagai sendi kehidupan di setiap warga. Mulai dari warung di pinggir jalan sempit hingga bisnis korporasi mengeluhkan sikon ekonomi yang cenderung tak berpihak pada pertumbuhan ekonomi real saat ini.

Sepi nya transaksi usaha diberbagai sektor mengindikasi kan pengaruh krisis global yang masuk ke Indonesia. Melemahnya nilai mata uang Rupiah terhadap Dollar Amrik menjadi indikator mudah dan memberikan dampak pada bisnis turunan nya. Pekerjaan berat bagi Pemerintah Jokowi JK saat ini untuk memulihkan dan membuat percaya para pelaku ekonomi hingga para investor berbagai skala bisnis untuk tetap melakukan aktivitas bisnis nya.

Dunia Asuransi menjadi bidang yang terkena dampak dalam perlambatan ekonomi yang terjadi. Pada dasarnya bisnis Asuransi adalah bisnis pendamping dan pendukung dari kegiatan ekonomi yang terjadi. Asuransi belum menjadi komoditi atau bahkan penyumbang pendapatan yang signifikan, sehingga ketergantungan tersebut akan tercermin dari pertumbuhan premi yang bisa jadi ikut melambat dan bahkan minus di sejumlah lini bisnis nya.

Walau efek perlambatan tidak terjadi di seluruh perusahaan asuransi, namun secara makro bisnis akan mengalami sedikit gangguan. Gangguan ini setiap perusahaan asuransi akan berbeda dampak yang dialami nya. Bagi perusahaan asuransi yangn sangat tergantung pada lini bisnis MV atau Kendaraan, maka pertumbuhan minus di Otomotif khusus nya penjualan Mobil dan motor baru akan berdampak pada menurun nya premi secara year on year, begitu juga di sektor Property yang sedang mengalami kelesuan.

Pemerintah sedang gencar melakukan deregulasi kebijakan, yang target utama nya jelas, memberikan insentif dan dorongan kepada para pelaku bisnis untuk kemudahan dalam aktivitas ekonomi. Kebijakan ini akan berdampak ganda, sisi pertama akan disambut positif sebagai intervensi luar usaha yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis namun sisi lain akan juga berdampak negatif bila terjadi gejolak tiba2 baik secara ekonomi maupun non teknis lainnya bila berbenturan dengan nilai atau aturan yang (padahal) sebelumnya telah disepakati.

Memang seperti buah simalakama, tetapi ini harus diambil oleh Regulator yang tidak mau tinggal diam membiarkan dampak krisis terjadi begitu saja tanpa adanya usaha melakukan dorongan yang dianggap dapat membantu para pengusaha. Nah, asuransi akan di untungkan dengan kebijakan pemerintah yang memang pro dunia usaha yangn positif. Ketika terjadi aktivitas ekonomi seperti normal keadaan, bahkan melebihi kondisi sebelumnya maka terjadi aktivitas ekonomi yang memang nanti nya akan dibutuhkan proteksi asuransi untuk mengcover resiko bisnis tersebut, apapun itu!

Sebagai contoh terjadi order permintaan eksport ke luar negeri atas sejumlah komoditi lokal atau yang dibuat di dalam negeri. Maka, pengiriman barang atas transaksi tersebut dapat di cover oleh Produk Asuransi Pengangkutan atau Marine Cargo. Aktivitas di pabrik atau kegiatan pendukung nya pun akan membuka lapangan kerja atau kesempatan asuransi akan masuk untuk mem proteksi kegiatan tersebut seperti asuransi bagi pekerja, asuransi atas kegiatan produksi dll. Bayangkan ketika sebuah pabrik manufaktir kehilangan order, lalu tutup..!  Maka sekian orang akan di PHK, pabrik tutup dll, asuransi pun juga akan kehilangan potensi market.

Memang seharus nya asuransi tidak melulu menunggu, apalagi saat terjadi perlambatan ekonomi saat ini. Angka keikutsertaan dari penduduk indonesia masih sangat jauh dibandingkan negara tetangga macam Singapura dan Malaysia. Sudah seharus nya pelaku dan praktisi asuransi Indonesia menciptakan dan membentuk ceruk pasar yang belum tergali. Termasuk juga adalah optimalisasi perusahaan asuransi lokal dalam menggenjot premi di Indonesia. Pihak Regulator dalam hal ini OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berperan sangat strategis dalam mengatur hadir nya asuransi asing atau pemodal luar yang akan meng-akuisisi perusahaan asuransi di dalam negeri termasuk kegiatan turunan nya. Mulai dari aturan operasional perusahaan asing, hingga penempatan reas, dll. Sudah seharus nya perusahaan lokal jadi tuan rumah di negeri sendiri dengan di topang kreatifitas, kapasitas modal, sdm, regulasi, dll sehingga kejadian krisis apapun dapat terus menjamin kelangsungan bisnis perusahaan lokal.